Loading

Jumlah Kunjungan

Artikel Terbaru MMT

Facebook Arda Chandra

Powered by Blogger.

Beberapa kali contact dengan teman sebaya, cerita sudah mulai menyinggung-nyinggung tentang pensiun kerja karena seumuran saya ini memang tahun depan sudah mulai menyingkir dari peredaran, terutama yang bekerja di perusahaan swasta yang membatasi usia maksimal 55 tahun.

Ada yang terkesan panik, yang selama ini tidak ada 'bau-bau' petani dan peternak punya mimpi untuk membuka kebun atau membangun kandang sapi dan kambing, mungkin terpengaruh dengan cerita tentang romantisme petani yang hidup diwilayah pegunungan menghirup udara segar memandang alam yang hijau. Tapi percayalah, anda yang selama ini bertahun-tahun menempa diri dikantor, berhadapan dengan manusia dan problematikanya, sudah terbiasa meeting dan lobby pada jamuan makan, pergi ke tempat hiburan dan karaoke, akan sulit untuk beradaptasi mau berubah total 180 derajat, kecuali kegiatan sebagai petani dan peternak memang sudah dilakukan sebelumnya.

Ada yang 'mati angin', tidak berencana melakukan apa-apa, alasannya anak-anak sudah besar dan mandiri, sudah puluhan tahun mencari nafkah, tinggal menikmati hidup 'mantab' - makan tabungan. Ini juga pilihan yang bisa menimbulkan tanda-tanya secara psikologis, karena tidak mudah berubah mendadak dari orang yang selama ini sibuk punya dunia kantor, ada privilege dan penghormatan yang terkait jabatan, ada anggukan takzim anak-buah, lalu berubah menjadi anggota 'laskar tidak berguna'. Pasti sangat berat yang akan dihadapi kelak.

Saya sudah menjalani hal ini sejak hampir sepuluh tahun lalu sahabat, ketika memutuskan untuk tidak mau lagi terikat dengan dunia pekerjaan seperti itu, disaat umur masih produktif. Sensasinya memang luar biasa, ada harga diri yang tiba-tiba jatuh merasa bukan siapa-siapa, ada kenalan yang berubah sikap, muncul sifat sensitif dan mudah marah terutama terhadap istri, pokoknya seru..

Masa-masa tersebut, cepat atau lambat, PASTI datang, ibarat naik kereta api yang harus memasuki stasiun dan berhenti, terpampang dipinggir rel nama stasiun yang akan dimasuki dan menjadi tempat kita berhenti, namanya : PENSIUN. Kereta akan terus berjalan dan terus berjalan makin pelan, lalu masuk kedalamnya dan berhenti.

Anda tidak bekerja di perusahaan swasta..? ini hanya soal penundaan beberapa tahun saja, bahkan sekalipun memiliki usaha sendiri yang bisa membuka kesempatan untuk berkarya sampai tidak bisa lagi mengangkat kaki untuk berjalan, tetap saja anda harus berhenti. masalah bisa datang dari organ tubuh yang mulai soak, jantung berdenyut tidak beraturan, atau tensi darah yang meninggi, ginjal dan perut tidak lagi bisa sempurna mengolah makanan yang masuk, semua itu pasti datang.

Lalu apa yang akan anda lakukan sahabatku..? jangan anggap enteng masa-masa ini, ketika Allah mengembalikan kita semua menjadi manusia-manusia yang tidak berdaya, sebagaimana kondisi ketika dilahirkan dahulu..

Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. (Ar-Ruum: 54)


0 komentar: