Loading

Jumlah Kunjungan

Artikel Terbaru MMT

Facebook Arda Chandra

Powered by Blogger.

Kalau anda bertanya mengapa Allah begitu 'kejam' sehingga mau menakut-nakuti hamba-Nya dengan gambaran neraka yang disampaikan dalam Al-Quran..? ini alasannya :

Horor adalah satu genre film yang muncul dari kebutuhan manusia akan rasa takut, karena 'menikmati' rasa takut merupakan bagian yang integral dalam diri kita sebagai manusia. Makanya kisah-kisah untuk menakut-nakuti diri sendiri sudah ada sejak peradaban manusia ada, dan ada pada setiap peradaban baik di barat maupun timur.

"Orang-orang pergi menonton film horor karena mereka ingin menjadi takut," kata Jeffrey Goldstein, profesor psikologi sosial dan organisasional di University of Utrecht di Belanda.

Ahli syaraf New York University Joseph LeDoux telah memetakan neuron demi neuron menyangkut bagaimana sistem rasa takut di otak bekerja. Dia mengatakan otak manusia yang kompleks memiliki kapasitas besar untuk berpikir, penalaran, dan renungan, yang tidak bisa dilakukan oleh binatang. Rasa takut bukan hanya reaksi biologis, tetapi emosi yang berasal dari faktor evolusi yang dalam. Sejauh ini, amigdala diyakini merespons terhadap rasa takut.

Maka ketika Allah menceritakan siksa neraka, bahkan dalam beberapa ayat dikisahkan dengan detail dalam Al-Qur'an dan hadits, itu karena Dia memahami betul kebutuhan yang muncul dari desain manusia yang sudah diciptakan-Nya. Cerita tentang neraka merupakan faktor rangsangan positif yang 'compatible' dengan desain manusia agar bisa mendorong mereka untuk menjadi hamba-Nya yang patuh dan taat. Jadi kalau anda 'protes' soal mengapa cerita neraka ini ada dalam Al-Qur'an dan hadist, mungkin anda harus intsrospeksi diri karena terlalu 'pede' merasa sudah memahami manusia melebihi pemahaman Allah.


0 komentar: