Loading

Jumlah Kunjungan

Artikel Terbaru MMT

Facebook Arda Chandra

Powered by Blogger.

Mari kita mencoba berpikir logis..

Dilihat dari karakter ulama yang menjadi panutan suatu kelompok Islam, maka secara logika pengikut NU yang sebenarnya bisa dikategorikan sebagai kelompok bersumbu pendek yang gampang meledak ketika dibakar, dibandingkan pengikut FPI yang selama ini distigmakan dengan sifat tersebut.

Mau tahu bagaimana logikanya..?

Habib Riziq sebagai ulama panutan FPI yang sangat mereka segani dan muliakan punya karakter keras dan tegas, haram bilang haram, kafir bilang kafir, gaya bicaranya juga meledak-ledak. Lalu bagaimana dengan jamaah FPI-nya..? yang kita catat adalah paling-paling mereka berdemo menindak-lanjuti isi ceramah Habib, kalaupun pernah melakukan sweeping biasanya melalui protap yang cukup panjang seperti terlebih dahulu mengkondisikan masyarakat sekitar agar tidak terjadi salah paham sehingga malah bergesekan dengan masyarakat, lalu ujungnya biasanya menyerahkan hasilnya ke pihak aparat. Pidato Habib Riziq yang berapi-api tidak lantas membuat jamaah FPI gampang terbakar dan meledak. Disini terlihat adanya hubungan yang cukup rasional antara kelompok dengan ulama panutannya.

Bahkan disaat ulama mereka diperlakukan tidak sopan dipengadilan oleh pengacara Ahok, dituduh residivis, dikriminalisasi oleh aparat, difitnah, dll, tidak ada reaksi yang berlebihan dari jamaah FPI. Ini membuktikan kalau sumbu FPI cukup panjang sehingga sekalipun disulut api bakalan lama meledaknya.

Sebaliknya para ulama panutan nahdiyin terkenal santun dan lembut, mengedepankan keramahan dan toleransi. Coba bayangkan kalau ulama semacam Gus Mus atau Mbah Maimoen punya gaya bicara seperti Habib Riziq, bagaimana jadinya para jamaah NU, Banser, dll..? jangankan dihina secara keras seperti yang dialami Habib, bahkan sikap tidak sopan yang dilakukan pengacara Ahok terhadap KH Maruf Amin baru-baru ini sudah membuat kalangan nahdiyin marah, apalagi kalau seandainya ulama panutan mereka mengeluarkan suara seperti = kita ganyang kafir..!!, NU pasti sudah meledak, ini menunjukkan sebenarnya sumbu merekalah yang pendek, cuma saja memang selama ini belum meledak karena ulamanya paham betul dengan karakter kaum nahdiyin ini, sehingga mereka memilih lebih bersikap lembut, ramah, toleransi. Punya pengikut bersumbu pendek lalu ulamanya meledak-ledak ngasih api..? bakalan jadi dah..

Dari sudut pandang ini, secara logika bisa disimpulkan sebenarnya kaum nahdiyin punya sumbu lebih pendek dibandingkan FPI..


0 komentar: