Loading

Jumlah Kunjungan

Artikel Terbaru MMT

Facebook Arda Chandra

Powered by Blogger.
Perkembangan ilmu pengetahuan kadangkala membuat kita bingung, dari yang tadinya sekedar mitos yang kemudian dipatahkan oleh ilmu kedokteran sampai pada penelitian terbantah oleh penelitian selanjutnya. Hal ini adalah dinamika ilmu pengetahuan yang senantiasa berkembang secara terus menerus, namun adapula kepentingan bisnis yang mengatasnamakan inovasi sebagai daya tarik dagangannya. Yang mana bukan rahasia lagi sebagaimana banyak kita saksikan, iklan sekarang begitu mudah mengatasnamakan penelitian. Walaupun hanya sekedar (9 dari 10...) dan banyak lagi bahasa-bahasa yang langsung tidak langsung mengatasnamakan penelitian/riset. Karena memang produsen menyadari bahwa masyarakat sekarang semakin kritis namun juga sebenarnya latah alias mudah menerima sesuatu yang baru tanpa mengkoreksi lebih jauh lagi.

Lalu bagaimana kita harus berlaku? 

Dari kedua artikel yang dihimpun dibawah ini anda bisa mengambil kesimpulannya :

  • TERTAWA : Rahasia Jantung Sehat
  • Terlalu Banyak Tertawa Bikin Daya Ingat Tidak Tajam


1. TERTAWA : Rahasia Jantung Sehat


DokterSehat.com – Anda ingin tahu rahasia jantung sehat yang murah meriah? Untuk menjaga kondisi jantung tetap fit dan stabil, Anda tak memerlukan asupan suplemen penguat jantung berbiaya mahal. Percayakan Anda jika ada seorang dokter yang menuliskan resep rahasia jantung sehat dengan tertawa 1 x 15 menit dalam sehari? Kegiatan tertawa yang dilakukan dalam porsi tidak berlebihan serta dilakukan secara rutin dapat melindungi organ jantung dari serangan penyakit membahayakan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Maryland Medical Center, melibatkan 20 responden orang dewasa sehat. Kedua puluh responden diminta untuk menikmati tayangan film dengan genre yang berbeda. Film yang pertama adalah film komedi, sementara film kedua adalah film peperangan. Pada saat responden menikmati tayangan kedua film tersebut, tim peneliti melakukan pemantauan terhadap sistem fungsi arteri para responden. Setelah menyaksikan adegan dalam film komedi, pembuluh darah para responden mengalami pelebaran sebsar 22%, sementara seusai menikmati tayangan film peperangan, pembuluh darah para responden mengalami penyempitan sebanyak 35%.

Pelebaran pembuluh darah dapat membantu aliran darah mengalir dengan lancar tanpa adanya gangguan rasa nyeri yang kerap mengakibatkan kontraksi pada area arteri dan jantung. Pelebaran pembuluh darah juga terjadi pada saat seseorang berlatih aerobik. Tidak diragukan lagi bahwa kegiatan sesederhana tertawa ternyata memiliki manfaat yang sama dengan latihan aerobik dalam menjaga kesehatan jantung,

Dari hasil riset tersebut dipaparkan bahwa tertawa dapat memicu lepasnya oksida nitrat, yaitu semacam senyawa yang dapat membantu rileksasi sel darah. Senyawa oksida nitrat yang dikeluarkan melalui kegiatan tertawa juga mampu melepaskan hormon endorphin, yakni hormon yang bertugas melakukan perbaikan pada pembuluh darah.

Ayo sediakan waktu ± 15 menit perhari untuk benar-benar menikmati gelak tawa!


2. Terlalu Banyak Tertawa Bikin Daya Ingat Tidak Tajam
DetikHealth- Columbia, Penelitian membuktikan, daya ingat mengalami penurunan saat seseorang terlalu banyak tertawa atau berada dalam suasana hati yang gembira.

Fenomena ini dapat menjelaskan mengapa orang menjadi agak pelupa saat berada dalam sebuah pesta. Misalnya ketika bertukar nomor telepon dengan rekan lama dalam sebuah acara yang penuh canda tawa, jika tidak dicatat seringkali akan langsung lupa begitu sampai di rumah.

Lain halnya saat seorang guru matematika yang galak menyuruh siswanya menghafal hitung-hutingan perkalian. Suasana hening yang menegangkan kadang-kadang justru membuat ingatan lebih tajam sehingga lebih mudah menghafal perkalian 1 sampai 100.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr Elizabeth Martin dari University of Missouri menunjukkan, emosi positif misalnya gembira dan senang justru mengurangi kemampuan mengingat untuk sesaat. Meski begitu, emosi negatif juga tidak serta merta meningkatkan daya ingat.

Dalam eksperimen yang dilakukannya, Dr Martin melibatkan sejumlah relawan yang dibagi menjadi 2 kelompok. Satu kelompok dipertontonkan beberapa video lucu, sedangkan kelompok yang lain dipertontonkan video tutorial pemasangan ubin yang pastinya membosankan.

Usai menonton video, seluruh partisipan menjalani serangkaian tes untuk mengukur daya ingat. Tes itu berupa sederet angka yang diberikan secara lisan melalui earphone, lalu partisipan diminta menyebutkan beberapa angka dalam deret tersebut.

Dibandingkan partisipan yang menonton video tutorial pemasangan ubin, partisipan yang menonton video lucu lebih banyak melakukan kesalahan. Perbedaannya cukup signifikan sehingga Dr Martin menyimpulkan bahwa emosi positif bisa mengurangi daya ingat.

"Namun emosi positif juga tidak selamanya buruk. Meski daya ingat menurun, seseorang yang memiliki emosi positif biasanya justru memiliki problem solving (kemampuan memecahkan masalah) yang lebih kreatif," ungkap Dr Martin dalam laporannya di jurnal Cognition and Emotion, seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Kamis (31/3/2011)

Kesimpulan :

  1. Artikel pertama menyebutkan manfaat tertawa dalam porsi tertentu/secukupnya atau mudahnya tidak berlebihan. Namun apakah untuk tertawa seseorang bisa mengatur waktunya agar teratur seperti halnya fitnes? Realisasinya tentu sulit, justru dengan banyaknya hiburan yang mengundang tawa dengan presentase yang cukup besar, perlulah diwaspadai. Bahkan pada bulan Ramadhan diwaktu sahur seringkali disuguhi hiburan tawa. Jika hanya mengetahui artikel ini saja, bukan tidak mungkin yang tertanam di benak seseorang 'semakin banyak tertawa semakin sehat' atau seseorang tidak lagi sadar/peduli sudah terlalu banyak atau dalam kategori cukup (sesuai anjuran).
  2. Artikel kedua menyebutkan resiko dari tertawa yang berlebihan. Jika dibandingkan dengan artikel pertama sepertinya tidak ada pertentangan, namun sayangnya dalam artikel kedua tidak disebutkan seberapa lama orang yang menjadi obyek penelitian disuruh tertawa, sehingga kita tidak bisa membuat perbandingan dengan jelas. Namun demikian patut diperhitungkan dengan kebiasaan kita sendiri dan ambil posisi yang teraman, yang tidak lain kembali kepada kebiasaan/sunah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَا تُكْثِرُوا الضَّحِكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ الْقَلْبَ
“Janganlah kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa akan mematikan hati.” 
(HR. At-Tirmizi no. 2227, Ibnu Majah no. 4183, dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 7435)

Dari Aisyah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa dia berkata:
مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسْتَجْمِعًا ضَاحِكًا حَتَّى أَرَى مِنْهُ لَهَوَاتِهِ إِنَّمَا كَانَ يَتَبَسَّمُ
“Saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tertawa terbahak-bahak hingga kelihatan tenggorokan beliau, beliau biasanya hanya tersenyum.” 
(HR. Al-Bukhari no. 6092 dan Muslim no. 1497)

1 komentar:

demam berdarah said...


emang mantep bangett tuhh ,,
obat diabetes untuk semua usia
oabat alami payudara bernanah
manfaat seledri buat kejantanan pria